Kota Batu, Jatimhits.com – Buka puasa bersama (bukber) bukan sekadar tradisi tahunan untuk berbagi hidangan setelah menahan lapar dan dahaga. Lebih dari itu, momen ini digagas Doi Nuri agar menjadi wadah untuk memperkuat ikatan sosial, menebar nilai-nilai toleransi, dan menumbuhkan rasa kepedulian antar sesama Nasi Tempong di , Jl. Raya Punten, Punten, Kec. Bumiaji, Kota Batu,
Buka Puasa Bersama, Merajut Kebersamaan dan Memupuk Kepedulian di Tengah Keberagaman
Dalam suasana Ramadan, buka puasa bersama kerap menjadi ajang silaturahmi yang mengatasi sekat-sekat perbedaan. Baik dalam lingkup keluarga, pertemanan, maupun masyarakat luas, kebersamaan ini menciptakan ruang untuk saling menghargai dan memahami.
“Bukber mengajarkan kita bahwa berbagi bukan hanya tentang makanan, tetapi juga kebahagiaan dan kehangatan. Di meja yang sama, kita duduk sebagai saudara, tanpa memandang latar belakang dan alasan – alasan lain yang tidak relevan,” ujar Doi Nuri Pemilik media Jurnalnusa.com
Menjaga Esensi Kebersamaan di Tengah Tantangan
Sayangnya, di balik makna luhurnya, ada segelintir pihak yang memanfaatkan momen ini untuk kepentingan yang justru bertolak belakang dengan semangat persatuan. Politik identitas, adu domba, atau sikap eksklusif dapat mengikis nilai-nilai kebersamaan yang seharusnya dijunjung tinggi.
“Kita harus waspada terhadap upaya-upaya yang mengubah bukber menjadi ajang perpecahan. Esensinya adalah merangkul, bukan memisahkan,” tegas Brian, pemilik Persindonesia.co.id
Memperkuat Harmoni Melalui Tradisi Positif
Untuk menjaga kemurnian nilai buka puasa bersama, masyarakat diajak untuk kembali pada prinsip dasar:
Kebersamaan, kepedulian, dan kerendahan hati.
Dengan demikian, tradisi ini tidak hanya menjadi ritual tahunan, tetapi juga investasi sosial untuk memperkuat kohesi masyarakat.
Hari Wicaksono pemilik PT. SIAP TELEVISI INDONESIA dengan beberapa portal media mengungkapkan:
” Ya bagi saya sih ini demi mengutamakan inklusivitas, mengundang berbagai kalangan tanpa diskriminasi. Kedua untuk menghindari politisasi, menjaga acara agar tidak dibebani kepentingan kelompok tertentu.
Hal yang digagas Doi Nuri ini bisa memperbanyak dialog antar teman media, menjadikan bukber sebagai sarana mempererat komunikasi antarkomunitas.” Ungkap Hari pemilik siaptv.com